Darurat Tata Kelola, Pandawa: Pemkab Bogor Sengaja Biarkan Puluhan Jabatan Diisi Plt

BANDUNG ONE

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 09:06 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR|| Koordinator Pandawa angkat bicara terkait karut-marut penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Di tengah melimpahnya sumber daya manusia (SDM) dan aparatur yang berkompeten secara golongan, Pemkab Bogor dinilai justru sengaja membiarkan puluhan pos jabatan strategis diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Koordinator Pandawa menyatakan bahwa fenomena “Banjir Plt” ini bukan sekadar masalah administrasi biasa, melainkan pintu masuk terjadinya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Sangat ironis, kita punya banyak personel yang mumpuni secara kepangkatan dan kompetensi, tapi jabatan dibiarkan kosong atau diisi Plt dalam waktu lama. Ini menguatkan indikasi adanya ‘permainan’ di balik layar. Kami menduga ada praktik jual beli jabatan yang membuat rotasi tidak lagi berdasarkan meritokrasi, melainkan transaksional,” tegas Koordinator Pandawa dalam keterangan persnya tgl (27/4/2026).

Pelanggaran Administrasi dan Maladministrasi
Pandawa menemukan adanya keganjilan fatal dalam proses rotasi dan mutasi jabatan yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Bogor.

Beberapa poin krusial yang disoroti antara lain:

1. Pengangkangan Aturan: Proses rotasi dinilai tidak sesuai dengan Pertimbangan Teknis (Pertek) dan Petunjuk Pelaksanaan/Petunjuk Teknis (Juklak-Juknis) yang berlaku.

2. Abai terhadap BKN: Adanya indikasi prosedur yang menabrak aturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional III Jawa Barat.

3. Lumpuhnya Kaderisasi: Penumpukan Plt dianggap menghambat jenjang karier ASN berprestasi dan merusak stabilitas kinerja pelayanan publik di Kabupaten Bogor.

“BKPSDM dan Baperjakat seolah-olah buta terhadap aturan yang ada. Pelanggaran administrasi ini dikangkangi begitu saja demi mengakomodir kepentingan oknum tertentu.

Jika ini dibiarkan, maka tata kelola pemerintahan (good governance) di Kabupaten Bogor hanya tinggal slogan,” tambahnya.

Adapun Tuntutan Pandawa
Atas temuan tersebut, Pandawa mendesak agar:

– Bupati Bogor segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja Kepala BKPSDM dan tim Baperjakat.

– Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat segera turun tangan menyelidiki dugaan praktik jual beli jabatan di balik sengkarut rotasi ini.

– Segera definitifkan jabatan-jabatan strategis sesuai dengan kompetensi dan aturan BKN demi menjamin kepastian pelayanan masyarakat.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat birokrasi Kabupaten Bogor diobrak-abrik oleh syahwat kekuasaan dan materi. Pandawa akan terus mengawal kasus ini hingga ke akar-akarnya,” tutup Koordinator Pandawa.

Berita Terkait

Kisruh Seleksi MNH di PN Cibinong: Mediator Tereliminasi Siapkan Gugatan, Tuduh Pansel Tabrak Aturan MA
Dari Desa untuk Indonesia: Munas SWI dan HKPS 2026 Dapat Restu Kemendes PDT
Pejabat Publik Lebih Menunjuk Media yang Kedekatan, Jurnalis Sudah UKW Malah Diasingkan
Gebrakan Awal! XTC Indonesia Tancap Gas Lewat Rakernas Perdana
Dibiayai Donasi Internal, XTC Cirebon Konsisten Jalankan Program Sosial
Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah
Ekosistem Media Sehat atau ‘Kebun’ Sendiri? Pengamat Kritik Tata Kelola Publikasi Diskominfo Depok
Dari 744 Atlet, KONI Kota Depok Lolos Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV/2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:06 WIB

Darurat Tata Kelola, Pandawa: Pemkab Bogor Sengaja Biarkan Puluhan Jabatan Diisi Plt

Selasa, 28 April 2026 - 01:22 WIB

Musibah Tak Ada yang Tahu, KAI Sampaikan Permohonan Maaf dan Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 - 17:49 WIB

Gairahkan Kreativitas Lokal, Elfest 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Anak Muda di Kota Cimahi

Minggu, 26 April 2026 - 22:22 WIB

KNPI Kota Bandung Pererat Silaturahmi Lintas Generasi, Suarakan Aspirasi Dukungan Pemerintah

Sabtu, 25 April 2026 - 19:26 WIB

Karhutla Mengancam, Pemerintah Tegaskan Riau dalam Siaga Penuh

Senin, 20 April 2026 - 05:50 WIB

Gebrakan Awal! XTC Indonesia Tancap Gas Lewat Rakernas Perdana

Minggu, 19 April 2026 - 13:50 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat dan Minim Food Waste, Gerakan ‘Masak Hepi’ Sasar Warga Margaluyu Cimahi

Sabtu, 18 April 2026 - 01:42 WIB

Dibiayai Donasi Internal, XTC Cirebon Konsisten Jalankan Program Sosial

Berita Terbaru